Ta'aruf yuk !

STIQ Al-Multazam merupakan salah satu
perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Kuningan. Tepatnya di Desa Maniskidul,
Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat.
Program
unggulan di STIQ ini adalah Al-Qur’an, dimana para mahasiswanya insyaAllah para
penghafal.
Menghafal al-qur’an adalah bentuk ketulusan
kita sebagai hamba-Nya kepada Al-qur’an. Selain itu,menghafal juga merupakan
keutamaan yang besar. Melalalui menghafal, maka hati itu akan semakin
hidup,tenang, serta banyak sekali kemanfaatan yang di dapatkan ketika kita
mampu menghafal A-qur’an.
Alhamdulillah, STIQ ini sudah berjalan 3 tahun dengan program studi Ilmu Al-qur’an dan Tafsir. Mudah- mudahan kedepannya STIQ ini bisa membuka Prodi-prodi baru, sehingga bisa mencetak genasi muda semakin maju dengan Al-qur’an.
Banyak
sekali keutamaan-keutamaan penghafal Al-qur’an, diantaranya:
Diriwayatkan dari Ustman bi Affan ra. Rosulullah SAW
bersabda:
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْانَ وَ عَلّمَه
“ Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-qur’an dan
menfajarkan al-qur’an”[1]
2. Memberi syafa’at kepada pembacanya
Diriwayatkan dari Abu Umamah Al-Bakhili ra. Ia berkata,
aku mendengar Rasulullah SAW bersabda:
اِقْرَءُوالْقُرْانَ,فَاِنّه يَأتى يَوم الْقِياَمَةِ
شَفِيْعاًًلِاَصْحاَبِهَ
“ Bacalah Al-qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat
sebagai pemberi syafaat bagi pembacanya.” (HR. Muslim)
Dan banyak sekali keutamaan-keutamaan yang Allah berikan
kepada para penghafal Al-qur’an.[2]
Banyak sekali keutamaan yang Allah tawarkan kepada kita yang ingin benar- benar komitmen menjaga Al-Qur'an, tapi kita harus ingat bahwa setiap hadiah apapun yang Allah jamin kepada manusia pasti tidak terlepas yang namanya ujian.
Menghafal itu bukan hanya sekedar mengandalkan otak saja, melainkan ada sesuatu yang harus ada ketika menghafal al-qur'an yaitu hati. Ketika menghafal hanya mengandalkan fungsi otak saja, maka apa yang dihafal hanya sampai di mulut saja, dan realitanya saat ini banyak yang seperti itu. Mudah- mudahan kita terjaga dari hal tersebut. Jika hafalan hanya sekedar dimulut saja atau bahkan tidak faham apa yang di sampaikan oleh Al- Qur'an. Maka fungsi al- qur'an sebagai syifa, huda,peringatan, kabar gembira, itu semua tidak akan fungsinya.
Ketika kita menyatakan diri untuk menjadi seorang penghafal Al- Qur'an, maka harus sepaket dengan persiapan kita untuk menghadapi ujian- ujian sebagai konsekuensi terhadap pilihan itu. Kok gitu sih? ya memang seperti itu. Apapun pilihan kita pastinya ada konsekuensinya. Contohmya, kita ingin mendaki gunung Ciremai ya pasti kita harus rela cape, makan seadanya, jalannya terjal, dan lain sebagainya. Apalagi dengan pilihan menjadi seorang penghafal, yang balasannya langsung oleh Allah.
Selain itu, kita juga harus pandai membagi waktu. Perlu diketahui bahwa setiap orang itu mempunyai time gold masing-masing. Misalkan si A itu time gold nya waktu sepertiga malam, belum tentu si B, ataupun ci C bisa di waktu tersebut. Jadi kenali terlebih dahulu waktu manakah yang sekiranya kita nyaman menghafal.
Tapi kita tidak boleh menyerah sebelum mencoba, karena banyak sekali kenikmatan-kenikmatan yang akan dirasakan dalam menghafal. So, Ahlan wasahlan bagi antum yang telah menyatakan diri untuk bergabung dalam barisan orang-orang pilihan.
Semoga bermanfaat !
Banyak sekali keutamaan yang Allah tawarkan kepada kita yang ingin benar- benar komitmen menjaga Al-Qur'an, tapi kita harus ingat bahwa setiap hadiah apapun yang Allah jamin kepada manusia pasti tidak terlepas yang namanya ujian.
Menghafal itu bukan hanya sekedar mengandalkan otak saja, melainkan ada sesuatu yang harus ada ketika menghafal al-qur'an yaitu hati. Ketika menghafal hanya mengandalkan fungsi otak saja, maka apa yang dihafal hanya sampai di mulut saja, dan realitanya saat ini banyak yang seperti itu. Mudah- mudahan kita terjaga dari hal tersebut. Jika hafalan hanya sekedar dimulut saja atau bahkan tidak faham apa yang di sampaikan oleh Al- Qur'an. Maka fungsi al- qur'an sebagai syifa, huda,peringatan, kabar gembira, itu semua tidak akan fungsinya.
Ketika kita menyatakan diri untuk menjadi seorang penghafal Al- Qur'an, maka harus sepaket dengan persiapan kita untuk menghadapi ujian- ujian sebagai konsekuensi terhadap pilihan itu. Kok gitu sih? ya memang seperti itu. Apapun pilihan kita pastinya ada konsekuensinya. Contohmya, kita ingin mendaki gunung Ciremai ya pasti kita harus rela cape, makan seadanya, jalannya terjal, dan lain sebagainya. Apalagi dengan pilihan menjadi seorang penghafal, yang balasannya langsung oleh Allah.
Selain itu, kita juga harus pandai membagi waktu. Perlu diketahui bahwa setiap orang itu mempunyai time gold masing-masing. Misalkan si A itu time gold nya waktu sepertiga malam, belum tentu si B, ataupun ci C bisa di waktu tersebut. Jadi kenali terlebih dahulu waktu manakah yang sekiranya kita nyaman menghafal.
Tapi kita tidak boleh menyerah sebelum mencoba, karena banyak sekali kenikmatan-kenikmatan yang akan dirasakan dalam menghafal. So, Ahlan wasahlan bagi antum yang telah menyatakan diri untuk bergabung dalam barisan orang-orang pilihan.
Semoga bermanfaat !
Foto kegiatan Mahasiswa
proses belajar mahasiswa
Buka bersama
makan bersama
muhasabah
apel tahun ajaran baru
lomba membuat sate
Bagi teman-teman yang ingin bergabung dengan STIQ silahkan bisa di buka melalui website di bawah ini.
Menarik sekali ternyata, lingkungan STIQ ini tuh yaa
BalasHapuspasti nya..
HapusMaa syaa allah
BalasHapusSyukron jazakillah ukhtii...
BalasHapusPerkenalan yang sangaaaaaaaaat mengesankan. T.O.P bgt deh
BalasHapusMa sya Allah .. tabaarakallah STIQ
BalasHapusPokok nya ...mantuull buat stiq
BalasHapusMasyaAllah 👍
BalasHapusMasya Allah. Semangat terus memperbaiki ummat!
BalasHapusMasyaAllah semangat perbaiki umat
BalasHapusmuti'an mantap lanjutkan harus jadi penulis ini mah
BalasHapusMasyaallah sae pisaan teteh..
BalasHapusMa syaAllah semangat kaka..
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusMasya allah 👍👍👍
BalasHapusMasyaa Allah jarang2 ada kampus yang memberikan 2 keuntungan sekaligus seperti ini. Keuntungan dunia dan akhirat. Semoga kampus dan para mahasiswanya di ridhoi oleh Allah SWT. Aamiin. Ini adalah hal yang menarik, pasti akan mendapat banyak perhatian bagi umat muslim. informasi yang bermanfaat. Terimakasih
BalasHapusTetap semangat kaka...semakin menginspirasi pokoknya
BalasHapusMasya allah....terbaik stiq pokoknya...
BalasHapus*nunusriayumiati
Masya Allah...love love deh 💕💕jadi pen kuliah di stiq euyyy😇😇
BalasHapus#aassitiaisyah
Tetap semangat bahagiakan umat
BalasHapusMasyaAllah Tabarokallah.. luar biasa.. hamasahh
BalasHapusWahh masyaalloh.. The best pokoknya STIQ..
BalasHapus@Iisfaridah
Luar biasa memang👍
BalasHapusMaaSyaa Allah, postingannya sangat bermanfaat.
BalasHapusPirdapebrianti24 April 2020 03.40
BalasHapusMasya Allah yah ka stiq al-multazam itu,, is the best lah pokoknya,, gak ada kata nyesel masuk situ, banyak pelajaran yang bisa kita ambil disanah,, entah pelajaran kuliah atau pelajran hidupnya,,, terbaik pokoknya👍
Sukses trus buat al-multazam💪
memang the best
BalasHapusBarakallah ukhti. Lanjutkan
BalasHapusMasyaalloh keluargaku semoga allah membersamai kita sampai akhir nanti
BalasHapusSemangaaat.....stiq❤❤❤👍👍👍😁😁😁😁
BalasHapusMasyaAllah.. Tabaarakallah STIQ ALMULTAZAM KUNINGAN...kreenn trus berkaryaaa brsama Al-qur'an
BalasHapusMasyaAllah.. Tabaarakallah STIQ ALMULTAZAM KUNINGAN...kreenn trus berkaryaaa brsama Al-qur'an
BalasHapusMasyaAllah.. Tabaarakallah STIQ ALMULTAZAM KUNINGAN...kreenn trus berkaryaaa brsama Al-qur'an
BalasHapusma syaa Allah generasi ahlul quran... yang senantiasa berkumpul dalam ketaatan & keimanan 😊😍
BalasHapusmasya Allah stiq luar biasa😃
BalasHapus